ANTV Corp
Newstainment

Anandhi Senang Diajak Sekolah, Namun Tak Diijinkan Masuk Kelas

Oleh : Machsus Thamrin
Jum'at, 08 April 2016 | 07:41 WIB
373
Love
Anandhi 8 apr 16 (84b,85,86,87,88,89a)

AN.TV -Khasan melihat Bhagwati sedang menjahit kardigan untuk Anandhi. Khasan berkata kepadanya kalau orang tua Jagdish pasti kesal kalau mereka memberikan baju yang murah. Sumitra menasehati Gehna dan berkata kalau semua orang pasti punya masalah masing masing. Gehna menghapus air matanya dan berkata tidak akan menangis lagi.

Gehna memberanikan diri dan berkata kepada Sumitra untuk segera melakukan upacara untuk Sugna. Jagdish masih mencoba meyakinkan Anandhi tetapi dia masih belum bisa yakin. Sumitra menanyakan mengenai upacara untuk sugna kepada Bhairon. Tetapi Bhairon menolaknya sebelum Sugna berumur 18 tahun.

Sugna yang mendengar pembicaraan mereka sangat kecewa. Phooli memperlihatkan buku geograpy nya kepada Anandhi dan membicarakan tentang dunia.

Anandhi meminta agar Phooli meminjamkan buku tersebut kepadanya agar dia bisa membacanya, tetapi Phooli berkata kalau dia hanya punya satu buku. Jagdish yang mengetahui itu berkata kepada Anandhi kalau Anandhi menginginkan buku itu dia bisa mendapatkannya.

Anandhi menjadi sangat senang. Tetapi Anandhi teringat kalau dia sedang marah kepada Jagdish dan menolak bantuan dari Jagdish lalu meninggalkanya. Jagdish menjadi bingung.

Seorang wanita tua datang menemui Kalyani dan dia mengatakan ingin melihat istri dari Vasant. Kalyani meminta Sumitra untuk memanggilkan Gehna. Wanita tua tersebut sangat mengagumi Gehna. Gehna pun membalas pujian dari wanita tua tersebut dengan sindiran. Kalyani menjadi sangat malu. Kalyani mengumumkan mulai hari ini tidak ada satu orang pun yang boleh berbicara dengan Gehna.

Anandhi memberitahukan kekhawatirannya terhadap Gehna ke Sumitra. Bhairon pulang dan membawakan berbagai macam barang untuk semua orang.

Bhairon mengeluarkan sebuah barang yang dibelinya untuk Gehna. Kalyani mengambil lalu membuang tersebut.

Anandhi masuk ke kamar Gehna dan menutup pintunya. Anandhi menasihatinya untuk mengikuti perintah Kalyani agar tidak dimarahi. Gehna mengatakan padanya kalau yang dilakukanya untuk memperjuangkan keadilan. Anandhi menjadi kagum melihat Gehna. Gehna menyuruh Anandhi untuk segera keluar sebelum Kalyani melihatnya.

Bhairon meminta Sumitra untuk menasehati Gehna agar tidak menyimpan amarahnya dan dia harus berani mempertahankan pendirianya, dan karena dia telah memutuskan untuk tinggal disini maka dia harus menganggap ini adalah rumahnya sendiri.

Kalyani terkejut melihat Gehna membuat makanan untuk dirinya sendiri. Jagdish memberitahu Anandhi kalau dia telah berbicara dengan gurunya untuk membuatkan soal untuk Anandhi.

Anandhi sangat senang dan mulai berbicara lagi dengan Jagdish. Jagdish berbicara kepada Kalyani agar boleh mengajak Anandhi ke sekolahnya juga, karena jodoh teman-temannya juga diajak ke sekolah.

Kalyani mengijinkanya. Anandhi sangat senang dan dia pergi ke sekolah bersama Phooli. Tetapi kepala sekolah tidak memberikan ijin walaupun guru matematika sudah berbicara kepadanya. Mereka bertiga menjadi sangat kecewa.

Bhairon berbicara kepada Kalyani mengenai ketidakadilan yang dialami Gehna. Tetapi Kalyani tidak mau mengubah keputusan yang telah diambilnya.

Anandhi sangat kecewa dengan keputusan sekolah dan dia menyalahkan Jagdish. Jagdish memohon kepada Bhairon untuk berbicara kepada kepala sekolah mengenai Anandhi.

373
Love
(mth)