ANTV Corp
Newstainment

Anandhi: Sugna Dilamar, Bhairon Menolak

Oleh : Machsus Thamrin
Senin, 11 April 2016 | 08:17 WIB
709
Love
ANANDHI SENIN 11 APR 16 (96B,97,98,99,100,101A)

AN.TV - Kalyani melihat kearah Bhairon. Dengan berat hati Bhairon mengangkat gagang telpon. Gehna meminta maaf di depan semua orang sembari memegang kaki Kalyani. Kalyani merasa sangat puas.

Anandhi juga melakukan hal yang sama. Pelayan datang dan memberitahu bahwa orang tua Pratap sudah datang. Kalyani menyuruh mereka untuk masuk. Gehna sudah tidak bisa mengendalikan dirinya dan dia menangis.

Semua orang menyambut orang tua Pratap. Anandhi meminta maaf kepada Gehna dan berjanji tidak akan berbuat hal yang akan membuat Kalyani marah. Orang tua Pratap berkata kepada Bhairon bahwa anak mereka sudah lama dijodohkan tetapi upacara tersebut belum juga dilakukan.

Mereka juga berkata kalau upacara tersebut tidak juga dilakukan mereka akan mencari jodoh wanita lain untuk anaknya. Sugna mendengarkan perbincangan mereka sambil bersembunyi. Kalyani melihat Bhairon yang marah lalu dia berkata kebahagiaan Sugna tergantung dari keputusan ini.

Bhairon sudah membuat keputusan dan tidak akan mengubahnya. Dia hanya akan mengirimkan Sugna apabila sudah berumur 18 tahun. Harapan Sugna hancur. Sumitra mencoba memberi pengertian kepada Sugna tetapi Sugna sangat histeris. Sumitra mencoba berkata kepada Bhairon bahwa kondisi hari ini sangatlah berbeda. Tetapi Bhairon tidak akan merubah keputusanya.

Keputusan yang dibuatnya untuk kebaikan anaknya jadi sebaiknya bersabar. Vasant menghampiri Gehna. Dia mengambil alas tidur lalu segera keluar kamar. Dan mengatakan kalau dia akan kembali sebelum pagi agar tidak ada orang yang melihatnya. Vasant yang marah tetap terduduk.

Anandhi ingin bertanya kepada Sugna kenapa dia menangis tetapi Sugna menghampiri Pratap dan mengatakan kalau dia akan mengakhiri hidupnya kalau Pratap berjodoh dengan wanita mlain. Pratap mencoba berbicara dengan orang tuanya tetapi orang tua nya tidak mendengarkan.

Gehna membawakan the dan biskuit untuk Sumitra tetapi Sumitra menolaknya karena sangat khawatir dengan keadaan Sugna.

Anandhi juga datang kesana dan membicarakan kalau dia akan menari ketika upacara untuk Sugna dilakukan. Tiba-tiba Sugna datang dan mengatakan kalau dia boleh menari ketika upacaranya sudah dilakukan. Mereka semua terkejut.

Sugna berkata kepada Sumitra kenapa mereka sudah melakukan upacara untuk Anandhi tetapi tidak untuknya. Sugna merasa kecewa dan dia merasa semua orang tidak memikirkan perasaanya.

Bhairon merasa sedih melihatnya. Gehna yang melihat itu mengajak Anandhi untuk keluar. Anandhi berkata kepada Bhairon bahwa yang dikatakan Sugna itu benar. Bhairon mengatakan kalau itu salah dan dia memikirkan bahwa Sugna menjad keras kepala.

Sumitra mengatakan bahwa dia telah mendengar apa yang sudah dibicarakan oleh orang tua Pratap dan mereka harus memikirkan ulang keputusannya. Bhairon tetap merasa Sugna masih terlalu muda dan mereka harus membicarakan ini ke orang tua Pratap.

Bhairon dan Sumitra menemui orang tua Pratap untuk membicarakannya, tetapi Bhairon tetap tidak merubah keputusannya. Sugna menangis dikamar dan Anandhi mencoba menenangkanya.

Bhairon dan Sumitra kembali. Lalu datang beberapa perempuan dan memberikan selamat kalau upacara untuk Sugna telah ditentukan oleh Sumitra.

Bhairon berbicara kepada Kalyani kenapa dia menentukan hari upacara untuk Sugna tanpa memberitahukan dirinya. Kalyani menjawab kalau Sugna adalah anak perempuan dikeluarganya dan dia berhak untuk menentukan hari upacaranya sendiri. Bhairon tidak bisa melakukan apa-apa.

Sugnamemberitahu Pratap mengenai hari upacaranya tetapi orang tua Pratap tidak percaya begitu saja hingga ada pemberitauan dari orang tua Sugna. Bhairon mengajak Sumitra untuk berkonsultasi kepada dokter mengenai perjodohan Sugna. Kalyani menyuruh Bhairon untuk berbicara dengan orang tua Pratap.

Bhairon menginformasikan kepada mereka dengan setengah hati lalu dia meminta ijin kepada Kalyani untuk pergi keluar menemui temanya bersama Sumitra. Pandit menentukan hari baik untuk upacara. Sugna mendengarkan sembari bersembunyi.

Dokter menganjurkan apabila upacara tersebut sudah ditentukan jalan terbaik adalah Sumitra harus bisa mengajarkan Sugna agar tidak hamil sebelum umurnya 18 tahun. Sumitra pun menyetujuinya.

709
Love
(mth)